Ulasan Tamasya Alam Curug Benowo 2024

Pesona Semarang memang sulit untuk dicarikan tandingan. Dari liburan kota yang apik dan unik, liburan alam bahkan tidak kalah asik. Kali ini, Bob akan memberi ulasan satu titik travelling yang mantap untuk dieksplorasi kekayaan alamnya cuma di Semarang.

Curug Benowo

Curug atau air terjun dalam Bahasa Jawa selalu menjadi destinasi travelling andalan para pecinta liburan alam. Bagaimana tidak, curug situs slot gacor selalu menawarkan trekking menantang dengan kesegaran air yang jernih dan segar diakhir perjalanan.

Tawaran yang menggiurkan ini juga dimiliki oleh Curug Benowo. Curug yang berlokasi di Lereng Gunung Ungaran ini siap untuk menjadi tempat liburan alam bagi para pencari ketenangan di tengah kegiatan profesi yang padat.

Lereng Gunung Ungaran
Di ulasan kali ini, Bob akan memberikan isu perihal jalan masuk menuju Curug Benowo. Dengan cuma menempuh waktu separuh jam atau sekitar 12 kilometer dari Alun-alun Ungaran, kamu sudah bisa memulai travellingmu di tempat liburan alam Curug Benowo.

Lokasi menuju Curug Benowo bisa dengan gampang diakses melalui Google Map, tetapi sulitnya kendaraan lazim untuk menempuh liburan alam ini mungkin akan sedikit menghalangi perjalananmu. Membawa kendaraan sendiri bisa menjadi solusi tepat untukmu yang ingin merasakan kesegaran alami air terjun ini.

Setibanya di lokasi liburan alam Curug Benowo, kamu akan disambut dengan pohon-pohon yang asri dan udara yang segar. Tapi, jangan harap panorama air terjun bisa lantas kamu nikmati.

Pertama yang harus kamu lakukan yakni membeli tiket masuk seharga Rp. 4000,00 dan tarif parkir sebesar Rp. 3000,00 untuk kendaraan bermotor dan Rp. 10.000,00 untuk roda empat. Cukup murah kan? Dari loket masuk, kamu akan memulai travellingmu menapaki jalan yang berbukit-bukit menuju liburan alam yang eksotis ini.

Ketika kamu mulai memasuki area curug, kamu akan dihadapkan pada pilihan Curug Lawe atau Curug Benowo. Dipersimpangan jalan, kalian akan dipinta untuk memilih dua jenis rute, satu menuju Curug Lawe dan satu menuju Curug Benowo.

Lokasi kedua curug ini memang berdekatan, bedanya jalan masuk menuju Curug Lawe jauh lebih gampang dan lebih dekat ketimbang ke Curug Benowo. Untuk kamu yang ingin travellingmu lebih menantang, tidak ada salahnya untuk mencoba menapaki jalan setapak menuju Curug Benowo.

Tapi, kamu juga harus ekstra hati-hati sebab untuk menuju liburan alam Curug Benowo diperlukan konsentrasi yang penuh. Setibanya yang mendaki dan menurun serta batu-batu licin akan mengantar travellingmu kali ini.Perjalanan akan memakan waktu sekitar satu sampai dua jam. Eits, tetapi tidak usah panik dulu.

Disepanjang jalan, rasa lelahmu akan terbayar dengan panorama dan kesegaran liburan alam yang tidak akan kamu dapatkan di kota. Ditambah lagi ada jembatan kayu yang cantik yang akan menambah suasana romantis jikalau kamu pergi dengan pasangan.

Setibanya di liburan alam Curug Benowo, kamu akan disambut oleh air terjun yang betul-betul gagah setinggi kurang lebih 70 meter. Arusnya yang deras dengan volume air yang banyak membuat terjangan air di air terjun ini betul-betul menyegarkan.

Sebab hati-hati loh ya, tidak boleh berenang di bawah air terjun apalagi saat musim hujan. Kalau dikhawatirkan akan banyak material yang ikut terbawa aliran air yang ikut jatuh dari atas curug.

Curug Lawe, Saudara Curug Benowo
Tenang kamu sudah puas merasakan setiap senti Curug Benowo dan ingin mencari suasana baru, kamu bisa coba travelling ke liburan alam berikutnya, Curug Lawe. Berarti harus kembali melalui jalan setapak yang curam lagi dong? Akses. Jalur menuju Curug Lawe bisa dicapai melalui Curug Benowo.

Pengembang pariwisata Curug Benowo sudah membuat jalan pintas di antara dua curug supaya wisatawan tidak perlu berjalan dua kali untuk merasakan curug-curug tersebut. Perjalanan menuju Curug Lawe dari Curug Benowo tidak sesulit perjalanan pertama.

Setelah cenderung lebih landai dan menuruni bukit. Ketika tiba di Curug Lawe, kamu akan merasakan perbedaan antara kedua curug tersebut. Curug Lawe memiliki tinggi yang lebih rendah dari Curug Benowo tetapi pesonanya tidak kalah dari Benowo. Untuk kamu yang ingin travellingnya lebih mengasyikan, boleh coba mengunjungi dua curug ini dalam satu hari.

Ketika kembali pulang melalui jalur yang baru dari Curug Lawe, matamu akan dimanjakan dengan jalan setapak yang lurus dengan sungai kecil yang jernih mengalir disampingnya. Mantap banget deh pokoknya, dijamin travelling ke liburan alam ini akan puas banget.

Napak Tilas Seorang Pangeran
Tiap travelling lebih berkesan, di ulasan ini, Bob punya saran yang bisa dicoba. travelling ke tempat baru, kamu bisa membuka obrolan dengan masyarakat lokal dan mendengar cerita perihal destinasi travellingmu. Di liburan alam Curug Benowo banyak masyarakat lokal yang bisa diajak berbagi cerita perihal sejarah liburan alam tersebut.

Mereka ikut bercerita mengenai asal muasal nama tempat liburan alam ini yang yakni nama seorang pangeran dari Kerajaan Pajang. Konon katanya, Pangeran Benowo pernah menjadikan curug ini sebagai tempatnya bersemedi sampai Curug Benowo diabadikan dengan namanya.